OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
Perkenalkan Destinasi Wisata Baru, Walikota Parepare Gelar HUT Kota di Kebun Raya Jompie

Perkenalkan Destinasi Wisata Baru, Walikota Parepare Gelar HUT Kota di Kebun Raya Jompie

Februari Penulis  Muzakkir AM 13 February 2018 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

Parepare_perayaah Hari Ulang Tahun Kota Parepare ke-58 tahun 2018 ini sangat berbeda dengan perayaan tahun tahun sebelumnya. Kali ini HUT Kota Parepare tidak dilaksanakan di Alun Alun Lapangan Andi Makkasau tetapi dirayakan di Hutan Jompie yang kini beralih status menjadi Kebun Raya.

Kemeriahan puncak perayaan hari jadi Kota Parepare Ke-58 memberi kesan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, puncak acara perayaan kali ini bertempat di Kebun Raya Jompie. Dimana merupakan salah satu ikon kebanggaan kota, yang memberikan destinasi yang menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung. Hal ini disampaikan Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, dalam sambutannya pada acara perayaan HUT Parepare, 13 Februari.

"Kita rayakan HUT Kota kali ini di Kebun Raya Jompie, hal ini agar kita harap ikon kita dapat lebih dikenal. Sehingga menjadi kebanggan, bukan hanya pemerintahnya, tapi juga masyarakatnya,' ujar Walikota bergelar doktor tini.

Lebih lanjut Taufan mengatakan, jika pihaknya berkomitmen untuk mengubah wajah Parepare. Dimana pemerintah berharap, agar Parepare menujuh kota metropolitan.

"Kita mendorong upaya dalam peningkatan segala sektor. Dimana kita terus berbenah, untuk mengembangkan kota ini melangkah maju. Terinspirasi dari Bapak BJ Habibie, jadi tidak heran jika kita ini mengarah menuju kota Habibie," jelasnya.

Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengakui, jika dirinya merasa nyaman dengan pemilihan tempat perayaan HUT Parepare.

"Saya nyaman dengan konsep dan lokasi yang dijadikan perayaan HUT Ke-58," katanya.

Gubernur dua periode ini menegaskan, agar ikon yang terbangun saat ini di Parepare tetap dijaga. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini untuk peradaban yang lebih baik.

"Apa yang dimiliki Parepare saat ini jangan dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab, apalagi dengan senjata politik. Itu tidak sesuai dengan karakter kita berdarah Bugis Makassar," ungkap Syahrul.

Lebih lanjut Syahrul, naif seorang pemimpin yang mengaku jika sebuah pembangunan karena dirinya. Karena, harus disadari bahwa ini adalah akumulasi dari pemerintah yang melibatkan seluruh masyarakatnya. Dimana manejemen dan pemimpin satu kesatuan.

"Pemerintah yang baik tidak butuh hanya sebuah data, namun butuh faktual. Dimana kita melihat sosial masyarakat yang terbukti sejahtera. Mari kita jadikan Parepare sebagai kota yang humanis," harapnya.

 

dibaca 23 kali

Komentari

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Social Media Humas