OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
Kemenristek Hibahkan 18 Alat Peraga Iptek ke Pemkot Parepare

Kemenristek Hibahkan 18 Alat Peraga Iptek ke Pemkot Parepare

Agustus Penulis  Muzakkir AM 12 August 2017 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)
 
Parepare- Pemerintah dan masyarakat Kota Parepare patut berbangga, pasalnya selain kota ini merupakan tempat kelahiran Presiden ke-3 RI, Prof BJ Habibie, juga karena kota ini dipilih sebagai daerah ke-22 di Indonesia sebagai lokasi Pusat Peraga (Puspa) Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), dan satu-satunya di Sulsel.
 
Puspa Iptek yang berlokasi di Balai Ainun Habibie, Jalan Abdul Djalil Habibie, Kota Parepare ini dialunching langsung oleh Prof BJ Habibie yang juga merupakan Bapak Teknologi Indonesia. Peluncuran Puspa Iptek pada peringatan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) yang ke-22 ini dilaksanakan di Balai Ainun, Kota Parepare, Jumat, (11/8).
 
Staf Ahli Bidang Akademik Kemenristek Dikti Prof Dr Paulina Pannen, mengatakan, Puspa Iptek yang dilaunching kali ini, merupakan Puspa Iptek yang kedua di Indonesia.
 
Diuraikan, Puspa Iptek ini dirancang sebagai wahana kebudayaan Iptek yang dikemas secara menyenangkan, Pelajar atau Mahasiswa di Parepare dapat memanfaatkan wadah ini sebagai sarana belajar secara santai dan menyenangkan dalam peningkatan kualitas SDM sehingga dapat melahirkan Habibie-habibie kecil yang berasal dari Parepare, kota kelahiran BJ Habibie.
 
"Ini perwujudan komitmen Bapak Taufan Pawe, Wali Kota Parepare dalam memajukan dan membangun SDM berbasis Iptek. Selamat atas peresmian Science Centre Parepare," ujar Paulina Pannen.
 
Pada kesempatan itu, Kemenristek Dikti juga menyerahkan bantuan hibah berupa 18 alat peraga Iptek yang telah dipamerkan sejak empat hari lalu di pelataran Balai Ainun.
 
"Sejak dipamerkan, tidak kurang 600 orang siswa setiap hari mengunjungi 18 alat peraga yang dipamerkan di Parepare," paparnya.
 
Sementara itu, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengatakan, dengan hadirnya Puspa Iptek di Parepare mendandakan, satu langkah peradaban Parepare lebih maju. Membangun Parepare kata dia, tak pernah lepas menjadikan BJ Habibie sebagai inspirasi.
Taufan banyak mengulas pembangunan di Parepare yang menggunakan Habibie sebagai ikonnya, seperti Balai Ainun Habibie, Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie, Monumen Cinta Habibie Ainun, dan Institut Teknologi Habibie (ITH) yang disebutkan akan segera beroperasi.
 
"Tempat ini awalnya kumuh dan terlantar (Balai Ainun, red.), Alhamdulillah dalam kurun waktu dua tahun, tempat ini sudah kita renovasi dan sudah kita nikmati. Mengenai ITH, kemarin kami sarapan pagi dan yang dibahas adalah ITH. Insya Allah ITH akan segera beroperasi. Satu-satunya Institut Negeri di luar pulau Jawa hanya ada di Parepare," detil Taufan sembari diikuti tepuk tangan dari para undangan.
 
Taufan juga membeberkan, jika pada periode kedua dirinya masih mendapat kesempatan untuk memimpin Parepare, satu ikon yang melekat dalam diri Habibie akan kembali ia canangkan, yaitu Pembangunan Techno Park.
 
"Sebagai anak intelektual beliau (Habibie, red.) jika diberi kepercayaan lagi nantinya Parepare juga harus punya Techno Park terkemuka di Indonesia. Ijinkan saya Ayahanda. Parepare tidak bisa dijual karena Sumber Daya Alamnya. Meski tanpa Sumber Daya Alam, namun Parepare akan menjadi kota industri tanpa cerobong asap di bidang pelayanan pendidikan dan kesehatan," imbuhnya.
 
Sementara, sebelum melaunching Puspa Peraga Iptek, BJ Habibie banyak mengulas tentang kenangannya di Parepare. Teknokrat ini juga berpesan, jika membangun Parepare tak boleh lepas dari SDM terbarukan. Begini ulasan Eyang, sapaan akrab Habibie ini dalam mengulas potensi Sumber Daya Manusia terbarukan yang dimaksud, dalam membangun kota.
 
"Manusia harus mengandalkan sumber daya manusia yang terbarukan. Sumber daya manusia terbarukan, berarti manusia itu selalu meningkat kualitas kehidupannya, meningkat daya saingnya, meningkat produktivitasnya, efisiensi, kualitas karya-karyanya. Karya karyanya harus berkualitas tinggi, dengan menekan biaya dan resiko," pesan Habibie, sosok jenius yang disebut sebagai salah seorang Muslim tercerdas di dunia dengan IQ 200 ini.
dibaca 106 kali

Komentari

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Social Media Humas