OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
Penulis dibaca 10 kali 22 November 2017 0

Parepare - Turnamen Wali Kota Cup 2 kembali mulai bergulir. Pembukaan yang dilaksanakan di Lapangan Andi Makkasau dibuka langsung oleh Walikota Parepare Dr. HM Taufan Pawe, Rabu (22/11/2017). Sebanyak 20 tim meramaikan turnamen tersebut, dan akan memperebutkan hadiah total ratusan juta rupiah.

Ketua Panitia, Syukur Razak mengatakan, turnamen tersebut merupakan program kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, dan menjadi agenda tahunan. Selain itu, kata dia, dalam rangka kepedulian terhadap pengembangan persepakbolaan di Kota kelahiran BJ. Habibie tersebut.

Dia menjabarkan, para tim yang nantinya akan menjadi pemenang masing-masing mendapatkan hadiah yang cukup besar. Juara pertama, kata dia, akan mendapatkan uang sebesar tunai Rp50 juta, juara kedua Rp 30 juta, juara ketiga  Rp25 juta dan juara keempat Rp20 juta.

Syukur yang juga Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Parepare tersebut menambahkan, hadiah tersebut juga merupakan bantuan dari Wali Kota Parepare, atas apresiasinya dalam pembinaan atlet-atlet sepakbola.

"Disiapkan juga hadiah untuk tim terbaik, pemain terbaik, kiper terbaik dan pelatih terbaik," katanya.

Sementara, Taufan Pawe mengungkapkan, turnamen tersebut merupakan bukti nyata dan komitmen untuk memajukan olahraga di Parepare, khususnya sepakbola. Turnamen tahun ini, katanya, harus lebih baik dari turnamen sebelumnya, dan tetap berjalan sesuai dengan harapan, untuk melahirkan kuantitas dan kualitas atlet yang membanggakan

"Marilah kita melaksanakan turnamen degan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Inilah persembahan kami yang terbaik, sehingfa harus maju dari waktu ke waktu," jelasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan berusaha maksimal mungkin, untuk melangsungkan pertandingan semifinal di Stadion Gelora Mandiri Parepare. Di samping itu, tambahnya, pihaknya berpesan kepada panitia untuk menunda pertandingan, jika cuaca tidak memungkinkan.

 


Penulis dibaca 10 kali 22 November 2017 0

Parepare_ kompetisi Walikota Cup 2 Parepare kembali digelar,  sebanyak 20 club ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut. 

Kompetisi yang memperebutkan uang tunai sebesar 100juta rupiah akan mulai dihelat pada 20 November sampai 20 Desember mendatang. 
Ketua Panitia yang juga kepala Dinas Kepemudaan,  Olahraga dan Pariwisata Abd Syukur menyampaikan kompetisi ini merupakan kompetisi yang kali kedua dilaksanakan. 
Syukur juga menyampaikan kompetisi ini digelar untuk menumbuhkembangkan olehraga di kalangan pemuda di Kota Parepare. 
Walikota Parepare Dr. HM Taufan Pawe dalam sambutannya menyampaikan perhelatan ini harus lebih baik dari perhelatan Walikota Cup yang pertama kali digelar.  “Dengan melihat turnamen pertama berjalan dengan aman dan tentunya kita berharap secara kuantitas dan kualitas dengan melahirkan bibit pemain yang hebat,” Harapnya. 
Walikota juga menambahkan, kompetisi Ini adalah bahagian dari perhatian pemerintah pada pengembangan olahraga di Kota Parepare.

“Persepakbolaan di Kota Parepare harus maju dari waktu ke waktu,  dan semi final akan kita langsungkan di Stadion Gelora Mandiri.

 

 


Penulis dibaca 2 kali 22 November 2017 0

Parepare_ Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar Ajang Kejuaraan Sepak Bola Antar Klub Walikota Cup II di lapangan Andi Makkasau Kota Parepare, Rabu (22/11/2017).

WaliKota Cup II resmi dibuka oleh Wali Kota Parepare, DR.HM. Taufan Pawe yang juga dihadiri, Kapolres Parepare AKBP. Pria Budi, Dandim 1402 Letkol Arm K. Adi Hamsyah, Ketua DPRD Parepare yang diwakili oleh Wakil Ketua II DPRD, Firdaus Jollong, asiten, staf ahli, Para Pimpinan SKPD, Camat, Lurah dan Para Pemain dan Paniti Walikota Cup II tahun 2017.

Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe menjelaskan bahwa dengan menghadirkan walikota cup 2 ini bukan Tanpa alasan. 

"Kita berharap secara kuantitas dan kualitas kita mampu memotret atlet sepak bola sehingga dapat meningkatkan atlet terbaik pada kejuaraan Walikota Cup 2 ini,"Harap Taufan Pawe.

Pada Pembukaan Walikota Cup 2 itu juga, Ketua DPD II Golkar juga ini menyebutkan hadiah bagi para pemenang nantinya.

"Juara pertama Rp. 30 jt tetapi saya akan tambahkan menjadi Rp.50 jt, Juara kedua Kedua Rp.10 jt saya naikkan menjadi Rp.30 juta, juara ketiga Rp.25 jt dan juara keempat Rp.20 jt,"Paparnya 

Lebih lanjut lagi kata dia, Top score terbaik dan pelatih terbaik pun dapat Apresiasi pada Walikota Cup 2 ini, 

"Kita ingin sportifitas terlihat pada pertandingan ini, harus maju dari waktu ke waktu, kita buktikan Parepare adalah gudang persepakbolaan, saya meminta kepada panitia untuk melihat kondisi dan keadaan dalam saat pertandingan sedang berlangsung,"Harap, Wali Kota Parepare,HM.Taufan Pawe,

 


Penulis dibaca 9 kali 22 November 2017 0

 

Parepare_ingin dekat dengan Warganya, Walikota Parepare menghadiri acara Tudang Sipulung yang digelar Kelurahan Lumpue Kecamatan bacukiki Barat, Rabu (22/11).

Tudang sipulung yang dihadiri ratusan warga kelurahan Lumpue ini juga dihadiri langsung oleh seluruh Kepala SKPD, Camat dan Lurah Lumpue.

Camat Bacukiki Barat Andi Nurhatina menyampaikan kegiatan tudang sipulung digelar untuk mendekatkan warga masyarakat Kecamatan Bacukiki Barat dengan Pemerintah Kota Parepare.

Selain ingin mendekatkan diri dengan warga masyarakat, Andi Nurhatina juga menyampaikan, tudang sipulung ini juga sebagai wadah silaturrahmi untuk menyampaikan progres program kerja pemerintah Kota Parepare dibawah kepemimpinan Walikota Parepare DR. HM Taufan Pawe.

Sementara itu, Walikota Parepare menyampaikan tujuan kehadirannya untuk lebih mendekatkan dirinya dengan seluruh masyarakat Kelurahan Lumpue.

“Kita bertemu dan menjalin silaturrahmi yang kuat, dan saya hadiri disini untuk menyampaikan informasi kepada seluruh masyarakat terkait hasil hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota,” Jelas Taufan.

Taufan juga mengharapkan masyarakat dapat memberikan dukungannya kepada pemerintah dalam Membangun Kota Parepare dan berharap masyarakat dapat menjaga apa yang telah dibangun oleh pemerintah.

Diakhir acara, Taufan memberikan kesempatan kepada warga Kelurahan Lumpue untuk memberikan saran dan pertanyaan terkait pelayanan dan program kerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Parepare.


Penulis dibaca 2 kali 22 November 2017 0

Parepare_ Pemerintah Kota Parepare menggelar tudang sipulung antara Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe bersama warga Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Selasa, 21 November. Tudang sipulung tersebut merupakan kali pertama digelar tahun ini, untuk lebih mempererat hubungan dan mendengarkan keluh kesah dari masyarakat Parepare khususnya warga Kelurahan Labukkang. Pada kesempatan itu, Wali kota didampingi beberapa Kepala OPD, untuk menjawab langsung aspirasi dari warga.

Warga, Syafruddin yang saat itu menyuarakan masalah jalan setapak dan air bersih yang tidak tersentuh di area penggunungan. Padahal kata dia, jalan tersebut merupakan jalan menujuh pemukiman Kesuma dan jalan menujuh Atletik.

"Pak Wali, kami ini tinggal di area penggunungan. Tempat tinggal kami tidak tersentuh air bersih, bahkan jalan yang biasa kami lewati belum dikatakan layak. Sekiranya Pak Wali dalam hal ini Pemkot dapat membantu kami untuk merelisiasikan pengadaan air bersih dan jalan untuk kami," ujar Syafruddin.

Warga lainnya, Lia, menyampaikan jika alokasi tempat tinggalnya sangat gelap. Sangat butuh lampu penerangan. Menurutnya ada beberapa titik yang sangat perlu dipasangi lampu Peduli lorong.

"Ada beberapa titik area di tempat tinggal kami yang butuh lampu penerangan. Namun sepertinya belum diperhitungkan pihak PJU. Kondisi disana sangat gelap, dan banyak rumah warga yang bermukim di area tersebut. Kiranya dapat dibantu," ungkap Lia.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Parepare Taufan Pawe, mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan sesuai keinginan masyarakat.

"Kita akan berikan yang terbaik untuk masyarakat Parepare," katanya

Taufan memerintahkan kepada setiap OPD untuk mencatat apa yang menjadi keluhan dari masyarakat.

"inilah mengapa saya selalu membawa serta kepala OPD saya, supaya mereka bisa mencatat dan memberikan solusi langsung terkait keluhan masyarakat," ujar Taufan.

Terkait air bersih, Direktur PDAM, Lukman Hakim, menyampaikan jika area air bersih yang dikeluhkan warga, pihaknya sudah memiliki titik penyaluran di daerah tersebut.

"Kita sudah punya titik daerah itu, tunggu saja. Air bersih kami jamin akan mengalir ke rumah warga," kata Lukman.

Sementara, Kepala PJU, Bur, menjawab terkait titik lampu yang dikeluhkan warga. Menurutnya, pihaknya sudah menyiapkan titik-titik lampu, tinggal menunggu eksekusi pemasangan, dan akan selesai Desember.

"Sekarang memang belum terpasang, tapi titik-titik tersebut kita sudah data. Kita targetkan rampung Desember mendatang," katanya.

Terkait persoalan titik lampu yang ada di wilayah warga, Lia. Bur mengaku, jika lokasi tersebut tidak bisa dipasangi lampu jalan.

"Area itu masih jalan tanah, jadi tidak bisa kita pasangi lampu jalan," ujarnya.

Lokasi tersebut berada di area penggunungan, dan sangat gelap. Dalam kondisi tersebut, sangat diperlukan perhatian Pemkot untuk menyiapkan penerangan. Apalagi, tidak sedikit masyarakat yang menggunakan area itu untuk sebagai jalan alternatif menujuh Jalan Kesuma dan Jalan Atletik. 

 


Penulis dibaca 1 kali 22 November 2017 0

 

PAREPARE - Wali Kota Parepare Taufan Pawe, saat menghadiri acara Tudang Sipulung bersama dengan Masyarakat Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, kota Parepare, Selasa 21 November 2017.

Dirinya meminta kepada para Pejabat lingkup kota Parepare, agar memperhatikan setiap keluhan masyarakat Kota Parepare, dan dirinya juga mengingatkan agar tidak semena-mena tidak peduli dengan keinginan masyarakat.

"Jangan ada aparat pemkot Parepare yang tidak respon dengan adanya pengaduan dari masyarakat, karena tugas kita bagaimana mengabdi kepada masyarakat,"tandas Taufan Pawe.

Taufan, menegaskan, agar para kepala Dinas dan Pejabat terkait khususnya bagian pelayanan agar tidak melakukan tindakan yang diliar dari prosuderal yang ada.

"Usahakan para pemberi pelayanan ini sendiri agar tetap melakukan proses sesuai demgan aturan yang ada, dan kika terjadi kendala di masyarakat sebaiknya segera laporkan ke saya,"tegasnya. 

Ketua DPD II Partai Golkar ini, mengungkapkan, kalau kondisi masyarakat sekarang ini sudah tidak seperti yang dulu, kalau sekarang mau bohongi warga pas ada kesempatan ketemu pasti mereka akan melapor kepada wali kotanya.

"Yah begitu kalau kita tidak dengar yah mereka pasti melapor kepada pemimpinnya, karena kan mereka sekarang sudah cerdas jadi itu yang harus menjadi perhatian setiap kepala SKPD, jangan sampai kejadian berikutnya,"tegas TP Setelah mendapatkan laporan dari Warga.

 


Penulis dibaca 1 kali 21 November 2017 0

Parepare_ Pemerintah Kota Parepare bekerja sama dengan LPPTKA-BKPRMI menggelar festival anak shaleh indonesia atau FASI tingkat Kota Parepare tahun2017 dengan mengusung tema menciptakan generasi qur’ani, tangguh, kreatif, sportif dan peduli dalam kehidupan.

Ketua panitia Dra hj. Amina amin mengatakan Festival ini bertujuan sebagi media evaluasi kualitas santri TKA-TPA se Kota Parepare  yang akan menjadi perbaikan dan proses pembelajaran.

Amina Amin menambahkan, Festival anak shaleh ini juga diharapkan dapat menjadi ajang seleksi untuk mengikuti FASI tingkat provinsi.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Parepare Dr HM Taufan Pawe membuka lomba festival anak shaleh indonesia tingkat Kota Parepare di lapangan indoor tennis rumah jabatan Walikota Parepare, Selasa (21/11).

Festival ini diselenggarakan sebanyak 10 lomba terdiri dari ceramah agama TK-TPA, kaligrafi, hifdzil quran, tilawah, kisah islami, tartil, adzan, nasyid dan cerdas cermat al-quran dan diikuti sebanyak 650 peserta yang merupakan  perwakilan santri dan santriwati dari 4 kecamatan se kota parepare.

 


Penulis dibaca 48 kali 20 November 2017 0

Parepare_ Walikota Parepare Dr.HM Taufan Pawe menerima tiga penghargaan yang diberikan sekaligus setelah memimpin acara Coffee Morning di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare. Senin (20/11)

Penghargaan yang pertama datang dari Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang telah berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi.

Yang kedua yakni piagam penghargan Smart City Nusantara PT Telkom Indonesia sebagai bentuk apresiasi kepada Pemkot Parepare karena telah memberikan kesempatan kepada PT. Telkom untuk melayani Pemkot Parepare sekaligus mendorong Kota Parepare ke tingkat yang lebih tinggi dalam implementasi Smart City Nusantara

Tak hanya itu, Taufan juga menerima sertifikat  penghargaan  dari URS Service dengan memberikan sertifikat manajemen mutu atas hasil standar pelayanan Dinas Penenaman Modal dan PTSP Kota Parepare

Usai menerima penghargaan tersebut, Walikota Parepare mengatakan bahwa yang diraih ini adalah hasil dari kerja kerja Tim Work yang ada di Pemkot Parepare yang telah bekerja sehingga kembali mendapatkan tiga penghargaan yang bergengsi .

“Semoga ke tiga penghargaan ini menjadi energi baru untuk jajaran Pemkot Parepare untuk membawa Parepare berkemajuan dan melahirkan sumberdaya yang terbarukan sebagaimana harapan bapak BJ Habibi”. Kata Taufan.

Kepala KPPN Kota Parepare, Nursaid,  menjelaskan penghargaan yang diberikan merupakan penghargaan yang luar biasa sebagai penghargaan tertinggi dari Kementrian Keuangan RI.

“ini adalah penghargaan tertinggi dalam laporang keuangan yang ditandatangani langsung oleh menteri keuangan. tidak semua kota mendapatkan penghargaan ini,” Katanya.

Sementra itu, General manajer Telkom ritel Sigit Widodo,  terkaut dengan implementasi smart city nusantara memberikan apresiasi dalam keseriusannya mewujudkan Parepare menuju Smart City. “Di Indonesia hanya ada 52 kota di Indonesia dan Sulawesi hanya Makassar,  Manado dan Parepare,” Jelasnya.


Penulis dibaca 63 kali 17 November 2017 0

Parepare_ peserta Kirab Pemuda Nasional (KPN) 2017 (KPN telah sampai di titik singgah yakni Kota Parepare, Sulawesi Selatan. 

Para KPN yang terdiri dari  pemuda-pemudi tanah air dari 34 Provinsi tersebut  didampingi oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI Faisal Abdullah dan di terima langsung oleh Walikota Parepare di Taman Mattirotasi Parepare. Jumat (17/11)

Terpilihnya Kota Parpare menjadi titik singgah KPN 2017 telah mampu membuktikan bahwa Parepare memliki cirei khas tersendiri dari 24 provinsi lainnya. Hal itupun di ungkapkan oleh  Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI Faisal Abdullah saat memberikan sambutan

“kita berharap kota parepare dapat menjadi titik singgah  yang terpopuler dari kabupaten kota lainnya”.

 Faisal yang lahir di kota parepare tersebut juga mengatakan kota parepare saat ini telah memiliki banyak perubahan dan di kota ini pula telah melahirkan toko nasionla dan internasional yakni BJ Habibie, yang juga menjadi kebanggan warga Parepare.

Selanjutnya Walikota parepare dalam sambutannya mengatakan semangat kepemudaan harus berkobar terus demi bangsa dan negara ini

“Saya terharu melihat peserta KPN memperlihatkan semangat untuk menjaga keutuhan negara republik indonesia ini”, kata Taufan

“Saya tidak menganyangka Kota Parepare di lirik sebagai rangkaian pelaksanaan KPN 2017 ini menandakan kota parepare telah menjadi kota tujuan untuk pelaksanaan event event baik secara regional maupun nasional  dan ini menjadi kebanggan kita semua”, tambahnya

Program Kirab Pemuda Nasional 2017 diiikuti oleh pemuda terbaik yang lolos dalam seleksi yang diadakan oleh Kemenporatersebut digelar untuk mengenal lingkungan lain seantero tanah air.

KPN ini akan melakukan perjalanan di 72 kabupaten Kota dari 34 Propinsi selama satu 100 hari.


Penulis dibaca 40 kali 17 November 2017 0

Parepare_ sebanyak 96 Atlit yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Propinsi Sulawesi Selatan dilepas secara Resmi oleh Walikota Parepare di Aula Dinas Pendidikan Kota Parepare, Jumat (17/11).

Kontingen Porseni PGRI akan berangkat menuju Kabupaten Luwu Timur akan mengikuti tujuh cabang olahraga dan tujuh cabang seni.

Porseni yang akan berlangsung pada tanggal 20 November dan berakhir pada 25 november ini dilaksanakan di Kabupaten Luwu TImur yang juga menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini.

Pada laporan Ketua PGRI, Anaz Azis menjelaskan kontingen Parepare akan berangkat ke Kabupaten Luwu TImur dan akan membawa 96 atlit.

Selain mengikuti cabang olahraga dan seni, PGRI Parepare juga akan memboyong sekitar 400 guru untuk mengikuti devile Porseni PGRi IV.

“kita akan membawa 96 atlit dan mengijuti cabang olahraga dan seni,” Jelas Anaz.

Walikota Parepare sebelum melepas dengan resmi peserta porseni datang untuk memberikan support untuk membawa nama baik Kota Parepare. “kalian berangkat harus menjadi duta untuk memperkenalkan Kota Parepare,” Jelas Taufan.

Taufan juga menghimbau kepada seluruh tim dalam mengikuti perlombaan untuk tetap menjunjung tinggi sportifitas, “persoalan menang dan kalah itu sudah biasa, tidak kalah penting adalah kita tetap menjunjung tinggi sportifitas,” tutup Taufan dalam sambutannya.

 

 


Social Media Humas