OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
Meninggal, Pensiunan Pegawai di Parepare Diupacarakan

Meninggal, Pensiunan Pegawai di Parepare Diupacarakan

Januari Penulis  Arwah Rahman 07 January 2015 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

PAREPARE – Bukan hanya anggota TNI atau kepolisian yang diupacarakan ketika meninggal dunia. Aparatur Sipil Negera (ASN), bahkan yang telah pensiun pun mendapat perlakuan yang sama. Kebijakan ini merupakan terobosan baru Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe.

Taufan berencana memberikan penghormatan kepada setiap pensiunan ASN yang meninggal dunia dalam bentuk upacara khusus.  Tak hanya itu, Taufan juga akan memberikan bantuan uang duka sebagai bentuk perhatian pemerintah kota kepada pensiunan ASN.

Rencana ini diungkap Taufan dihadapan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Parepare. usai pelantikan pengurus PWRI ranting se Kota Parepare, di Barugae, Kompleks Rujab Wali Kota Parepare,  Rabu, 7 Januari.

“Semua pensiunan yang meninggal dunia kita akan upacarakan dan beri penghormatan. Ini soal kebijakan, tidak sulit bagi saya. Aturkan saya Pak Sekda,” kata Taufan kepada Sekda Mustafa Mappangara, yang juga menghadiri acara ini.

Taufan mengharapkan, PWRI   sebagai organisasi dapat tampil optimal dan menjadi wadah silaturahim dan pengabdian bagi anggotanya. Ia menjanjikan dukungan penuh pemerintah kota kepada organisasi pensiunan pegawai negeri tersebut.

Pada acara yang dihadiri Ketua PWRI Sulsel, HA Mappamadeng Rukka Mappanyompa ini,  Taufan juga mengungkapkan sejumlah obsesinya untuk menjadikan Parepare sebagai kota metropolitan.  

Dalam waktu dekat , kata dia, Parepare akan dipenuhi warga pendatang dari berbagai daerah di Indonesia, menyusul  hadirnya Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) Parepare. 

“Kini Parepare dapat disejajarkan dengan Bandung yang memiliki ITB atau Surabaya yang memiliki ITS. Ini luar biasa karena ITH adalah negeri dan dibiayai oleh negara,” kata wali kota yang baru saja memperoleh gelar doctor ilmu hukum dari Pascasarjana Unhas ini.

Taufan yakin, ITH akan menjadi sumber ekonomi baru Parepare. Perguruan tinggi ini akan focus pada keilmuan komputer dan teknologi komunikasi sebagai bidang keilmuan masa depan. 

Ia juga mengungkap bahwa tahun ini Pemerintah Kota Parepare mulai menerapkan tunjangan kinerja. Kebijakan ini akan diberlakukan secara bertahap. “Kita harus apresiasi pegawai yang berkinerja baik,” katanya.

Sementara Ketua Ketua PWRI Sulsel, HA Mappamadeng Rukka Mappanyompa, menyampaikan dukungan organisasinya kepada Taufan dalam membangun Kota Parepare yang lebih baik.  PWRI ingin kata Mappamadeng Rukka akan berupaya memberikan bantuan pemikiran dan kontribusi positif lain.

Ia mengharapkan PWRI Kota Parepare menjadi contoh dan teladan bagi ASN aktif. Mereka kata dia, dapat berkiprah di berbagai bidang sesuai kemampuan yang dimiliki.

dibaca 660 kali

Komentari

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Social Media Humas