OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
PERTAMA DI DUNIA, PAREPARE TERAPKAN GAKKEN AFTER SCHOOL

PERTAMA DI DUNIA, PAREPARE TERAPKAN GAKKEN AFTER SCHOOL

Juli Penulis  Muzakkir AM 30 July 2017 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(2 votes)

\Parepare- Gakken After School,  program yang dilaksanakan Pemerintah Kota Parepare dengan menggandeng perusahaan ternama di Bidang pendidikan Jepang, diakui Mr. Abe Syam perwakilan Gakken Coorp sebagai program peningkatan kualitas pendidikan yang pertama kali diterapkan di Dunia.

“ini merupakan program kerjasama yang pertamakali dilaksanakan di seluruh Dunia, Negara-negara partner kami, Cina, Nyanmar, Korea, India juga tertarik menerapkan program Gakken After School yang diterapkan di Kota Parepare,”

Dia pun berharap dan optimis Kota Parepare kedepan bakal menjadi percontohan bagi daerah lain dalam hal upaya peningkatan mutu pendidikan. ‎

"Kami yakin kota Parepare akan menjadi kota pusat percontohan dalam bidang pendidikan,"‎tambahnya.

Abe menambahkan, Gakken After School merupakan program kegiatan ekstrakurikuler yang mulai diterapkan pada tahun 2016 yang lalu diberikan kepada anak sekolah dasar untuk memberikan pengetahuan tambahan mengenai Pendidikan Matematika dan pendidikan karakter.

Abe juga mengapresiasi keberanian dan komitmen Walikota Parepare DR.HM Taufan Pawe untuk menjalan program After School untuk dimasukkan dalam program kerja pemerintah Kota Parepare.

Sementara itu pada sambutan Walikota Parepare DR.HM Taufan Pawe memberikan apresiasinya atas hasil positif Gakken After School yang memperlihatkan hasil yang sangat memuaskan, meningkat 100% lebih sebelum Gakken After school diterapkan.

Program ekstrakurikuler yang pertamakali diterapkan oleh Walikota Parepare ini didasarkan atas kepeduliannya dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia secara umum dan Parepare secara khusus.

Dia menjelaskan, dengan dilaksanakannya program ini nanti sudah tidak ada lagi budaya mencontek dikarenakan pendidikan Gakken After Scholl Karakter anak didik akan dibentuk.

“Kalau kita mau bertahan dengan sistem pola pendidikan sekarang ini,  anak anak kita nantinya akan susah bersaing,  dari peniltian yang dilakukan anak anak kita sangat tertinggal di banding daerah lain.  Salah satu cara yang dinilai tepat kalau kita mau melihat pendidikan kita maju, maka program After School dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan,” Ungkap Taufan Pawe.

Doktor lulusan Hukum Unhas ini menambahkan sekarang ini Pemerintah tidak hanya focus pada pembangunan fisik tapi pembangunan karakter dan pembangunan keummatan juga sama pentingnya dalam mendukung Kota Parepare yang lebih maju.

"Kami di pemerintahan Kota Parepare ini sendiri selalu memikirkan bagaimana pengembangan Masyarakat Kota Parepare, baik dalam bidang infrastruktur dan juga pembangunan manusianya, karna tanpa keduanya ini maka Pemerintahan tidak akan bisa sukses,"pungkasnya.

Dia menuturkan, kalau meluhat dari hasil yang ada saat ini sendiri Program After schol ini sendiri memberikan hasil yang positif maka tentunya kita akan melakukan lompatan yang lebih tinggi lagi kedepannya.

"Ini bentuk komitmen kami dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di kota kita. Denga‎n begitu generasi kita kedepan bukan hanya cerdas namun juga memiliki carakter kuat, mandiri dan mampu bersaing,"jelas Taufan.

Gakken After school yang mulai di uji coba pada bulan Maret 2017 yang lalu memperlihatkan hasil yang sangat memuaskan, dari hasil survey yang dilakukan oleh pihak Gakken sendiri terlihat peningkatan yang sangat signifikan di banding sebelum Gakken After School diterapkan.

Dari data yang ditunjukkan, anak Sekolah Dasar Negeri 19 Kota Parepare yang dijadikan Pilot Project sebelum mengikuti program after school mendapatkan nilai ujian dengan jawaban benar mencapai 31%, tapi setelah program after scholl dilakukan selama dua setengah bulan, mendapatkan hasil yang sangat mencegangkan, hasil ujian anak pada sekolah yang sama mendapatkan hasil jawaban benar mencapai 69% meningkat 100% lebih dari hasil sebelumnya.

Sementara itu, pada paparan yang disampaikan oleh Mr. Sioda menjelaskan gakken After school yang dimulai pada  24 maret yang lalu diperuntukkan bagi anak sekolah dasar dalam peningkatakan kompetensi sesuai dengan kemampuan kompetensi anak,  menguasai self learning skill dan membentuk kebiasaan berpikir dan belajar tepat waktu. 

Sioda juga menjelaskan sistem pelajaran Gakken School akan diterapkan selama lima hari dalam seminggu selama satu jam pelajaran, dan untuk permulaan di tahun 2017 ini Gakken After School di terapkan pada 8 sekolah dasar di wilayah Kecamatan Soreang dan Kecamatan Ujung.

dibaca 549 kali Update pada 30 July 2017

Komentari

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Social Media Humas